Mengqadha puasa yang ditinggalkan
Puasa Ramadan yang ditinggalkan karena sakit, bepergian, hamil, menyusui, haid, atau nifas diqadha di lain waktu, satu hari untuk setiap hari yang ditinggalkan. Hari-harinya tidak harus berurutan, dan Anda bisa memilih hari yang lebih mudah, seperti akhir pekan atau hari Senin dan Kamis.
- Berpuasa tidak diperbolehkan pada Idulfitri, Iduladha, dan tiga hari sesudahnya (11, 12, dan 13 Zulhijah).
- Usahakan selesai sebelum Ramadan berikutnya. Aisyah radhiyallahu 'anha biasa mengqadha puasanya di bulan Syakban.
- Mayoritas ulama berpendapat bahwa orang yang menunda qadha melewati Ramadan berikutnya tanpa uzur juga harus memberi makan satu orang miskin untuk setiap hari; mazhab Hanafi hanya mewajibkan qadha.
Fidyah sebagai pengganti puasa
Orang yang sama sekali tidak mampu berpuasa dan tidak diharapkan akan mampu, seperti orang lanjut usia atau orang dengan sakit menahun, memberi makan satu orang miskin untuk setiap hari sebagai pengganti puasa. Tanyakan kepada ulama atau lembaga fatwa setempat tentang besarnya di tempat Anda tinggal.
Contoh perhitungan
10 hari ditinggalkan, 2 sudah diqadha, berpuasa Senin dan Kamis mulai 4 Oktober 2026
Tersisa 8 hari. Dengan berpuasa dua hari seminggu, puasa qadha terakhir jatuh pada 29 Oktober 2026, jauh sebelum Ramadan 1448 yang diperkirakan dimulai sekitar 8 Februari 2027.
Pertanyaan yang sering diajukan
Apakah hari-hari qadha harus berurutan?
Tidak. Anda bisa menyebarnya sepanjang tahun, pada hari apa pun yang boleh berpuasa.
Bolehkah saya mengqadha puasa pada hari Jumat atau Sabtu?
Boleh. Mengqadha puasa wajib diperbolehkan pada hari apa pun kecuali hari raya dan tiga hari setelah Iduladha.
Bagaimana jika saya tidak ingat persis berapa hari yang saya tinggalkan?
Banyak ulama menyarankan mengambil perkiraan yang lebih banyak agar yakin kewajibannya tuntas.
Bolehkah saya menggabungkan puasa qadha dengan puasa sunah?
Banyak ulama membolehkan niat qadha pada hari seperti Senin atau hari Arafah, dengan harapan mendapat pahala keduanya. Tanyakan kepada ulama yang Anda percaya tentang kasus Anda.
Terakhir diperiksa: Oktober 2026. Perencana ini membantu Anda mengatur puasa qadha dan bukan fatwa. Tanggal Ramadan dan Id memakai kalender Umm al-Qura dan bisa berbeda satu hari dari hasil rukyat yang diumumkan.
Halaman ini diterjemahkan dari bahasa Arab. Jika ada yang kurang jelas atau salah, mohon beri tahu kami.